Langsung ke konten utama

Ganti Velg Set RX King 2001 - 17inch Efisiensi Bobot dan Varietas Pilihan Motif Ban

10 November 2018

RX King 2001 ganti velg dari ukuran 18inch(original) ke 17inch. List poin yang di jadikan patokan;
1. Harga Velg 18inch
2. Harga Ban 18inch
3. Harga Ban Dalam
4. Harga Jari Jari
Empat poin diatas, semua menunjukkan hal yang sama 18inch sedikit lebih mahal dari Velg 17inch, 
5. Pilihan motif ban ukuran 18inch yang cukup sedikit, karena mulai jarang motor di produksi dengan velg ukuran 18inch
6. Agak sulitnya spare part ban dalam ukuran 18inch jika terjadi ban dalam robek di perjalanan.
7. Bobot total kombinasi ban+velg dengan ukuran yang sama antara 18inch dan 17inch, 17inch akan lebih enteng>>lebih enteng tarikan dan irit bahan bakar (sedikitttt)

Setelah mempertimbangkan poin-poin diatas saya memutuskan menggunakan ban ukuran 17inch, walaupun ini agak menyalahi pakem para penikmat RX King yang mengedepankan orisinalitas. Gapapa saya ga terlalu kaku dengan pakem ini.



Iseng sebelum dipasang saya ukur bobot-bobot barang barang yang saya akan pasang, adapun list barang-barang (bill of material) set velg-ban 17inch yang saya beli adalah;
1. Ban Zeneos ZN62 ukuran 90/80-17 depan dan belakang, Harga
+- 220rb/pcs
2. Velg DID Kaleng warna Hitam 1.60 x 17inch depan dan belakang, Harga +- 170rb/pcs
3. Ban dalam 2.75 atau 80/90-17inch, Harga +- 35rb/pcs
4. Jari Jari TDR 154x 9 untuk velg belakang dan 164x9 untuk velg depan, Harga +- 55rb/pcs

Data Bobot (keakuratan +- 20gram)
1. Ban Zeneos 90/80-17 1buah = 3750gram/pcs
2. Velg DID Kaleng 1.60x17 = 3740gram/2pcs = 1870gram/pcs
3. Ban Dalam 80/90-17 = 980gram/2pcs = 490gram/pcs
4. Jari-jari TDR 9x154 = 590gram
5. Jari-jari TDR 9x164 = 620gram

Total Bobot Velg+Ban+Ban Dalam+Jari-Jari = 13.43kg (belum termasuk tromol set, bearing)
 Note : Bisa dilihat berat total cukup besar, maka dari itu ini juga salah satu alasan motor drag race menggunakan velg-velg kecil dan ban-ban kecil, menurunkan bobot atau istilahnya Weight Reduction. Semakin enteng, motor akan semakin melesat cepat menggapai topspeed.

Oh iya alasan memilih ban Zeneos ZN62 semata-mata karena suka dengan motif alurnya, gara-gara lihat motor sport di parkiran menggunakan ban ini, oke juga. Sebelumnya ban yang dipakai motor saya adalah powertread 2.50-18 Depan(produksi 2015) dan FDR Flemmo 80/90-18 belakang (produksi 2014)
Mizzle PowerTread - FDR Flemmo vs Zeneos ZN62

Velg kenapa saya pilih kaleng DID, karena saya kurang halus bawa motor, dan tidak terlalu hati-hati jika melewati jalan berlubang, kalau menggunakan velg alumunium alloy seperti produk V-Rossi, Sprint, Champ yang harganya hampir sama dengan Velg Kaleng DID, khawatir gampang peyang. 

Saya sudah pernah menggunakan velg Champ 1.40-17 di motor Nouvo Saya. Velg Belakang Peang karena masuk lubang, yang menurut saya hentakan lubang tidak terlalu keras. Jadi agak kurang percaya, kalau mau pakai TK Excell Asia ya jebol di biaya, cukup Jupiter Z buat balap saya saja yang pakai velg TK.

Mengenai ukuran velg kenapa 1.60 tidak sekalian yang lebar, disamping harga dan bobot, juga karena biasanya di Sirkuit Sentul untuk RX King saya perhatikan dan konfirmasi ke teman-teman secara umum pakai velg 1.60 ini. 

Aliran modifikasi saya juga lebih kearah fungsional dan balap, jadi pas saja kombinasi velg 1.60 ban 90/80-17 (agak bulat/donat). Kontak ban dengan Aspal saat melaju lurus tidak terlau banyak, jadi lebih enteng dan hemat bahan bakar (hemat sedikit banget). Sama hal nya dengan ban yang dipompa kencang, kontak dengan aspal lebih sedikit.


Timbang Velg 2 pcs



Timbang Velg



Timbang Jari Jari 9 x 154



Timbang Jari Jari 9x164



Timbang Ban Dalam



Timbang Ban ZN62



Timbang Bang ZN62





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pompa Air Booster Shimizu PS 135 E Otomatis Bermasalah & Cara Menangulangi nya

Pengunaan pompa air untuk Booster sering kali digunakan untuk rumah bertingkat. Biasanya pompa booster bekerja otomatis, bisa menggunakan pressure switch atau flow switch. Penggunaan pressure switch lebih banyak, karena lebih murah dan kebanyakan sudah merupakan fitur standar dari manufaktur pompa. Kali ini saya akan membagi pengalaman menggunakan Pompa Booster Shimizu PS-135 E menggunakan pressure switch. Pembelian pompa 11 April 2015 sudah cukup berumur 4tahun usianya. Problem yang biasa terjadi untuk pompa booster tipe pressure switch. 1. Pompa On-Off dengan jeda sangat pendek ketika keran di buka 1/4 atau setengah, bahasa lainnya cetak cetek, cetek cetek 2. Pompa On terus tidak pernah mati 3. Pompa tidak mau menyala Kita bahas satu persatu

Substitusi Tutup Arm Supertrack RX-King dengan Vixion

RX King 2001 pakai swing arm supertrack, saat jalan, tutup arm sebelah kiri lepas, karena getaran dan baut (sialnya hanya satu) lambat laun mengendur. Sial nya lagi saat itu saya tidak sadar, jadi hilang lah tutup arm sebelah kiri. Kesalahan saya yang lain adalah, lupa memasang baut double di setelan rantai RX King Supertrack saya, harusnya jika double, baut tidak akan mudah terputar. Saya coba cari apakah ada yang jual tutup arm persis atau produk sparepart supertrack, ternyata sangat sulit, yang tersedia hanya penjualan satu set swing arm, masa iya, hilang tutup arm saja, saya harus beli satu set. Setelah cari-cari dan membandingkan ternyata dimensi tutup arm supertrack RX king hampir sama dengan tutup arm Yamaha New Vixion kode part 1PA-F2174-00. Tes pasang, pas. Bagi teman-teman pengguna RX-King, jika mengalami hal yang sama, bisa jadi opsi, ganti ke tutup New Vixion. Seperti gambar dibawah, perbandingan dimensi tutup arm supertrack dan tutup arm Yamaha  New   ...

[JUAL] KYT Alpha Venom Special Edition Doni Tata Pradita #7

28-Feb-2018 Helm yang saya beli dari tahun 2014, cukup awet, dulu dipakai harian dari Fatmawati ke daerah Megakuningan. Tahun itu pilihan helm lokal tidak terlalu banyak, dan KYT Alpha Venom ini salah satu pioner double visor. Kenapa saya memilih double visor, karena terkadang saat pulang kerja ada beberapa jalan yang benar-benar menghadap ke barat, dimana matahari terbenam. Sila

Pengelompokkan Groupset Sepeda Roadbike dan MTB, Gravel-GRX

  May 2024 Sedikit upaya untuk membuat shortlist urutan groupset, berdasarkan harga dan level, yang dilakukan dengan market assesment cepat melalui online e-commerce dalam(Indonesia) dan luar negeri. Saya buat gambaran sedikit. Pada umumnya sepeda yang dijual di market menggunakan groupset basic, entry dan mid range. Setelah itu baru ada sedikit enthusiast. Sedangkan untuk Race dan Pro, ini biasa yang digunakan para atlit. Roadbike GroupSet rank dari paling atas: Shimano DuraAce > Ultegra>105>Tiagra>Sora>Claris SRAM Red>Force>Rival>Apex MTB/gravel GroupSet dari paling atas  Shimano XTR>XT>SLX>Deore>Alivio>Acera>Altus>Tourney SRAM XX1>X1>X9>X7>X5>X4>X3 Kenapa harganya bisa jauh terpaut, ini selalu masalah bobot, semakin mahal semakin ringan, tapi kekuatan nya sama, jadi material nya yang berbeda, untuk ukuran akan mirip-mirip, maksud ukuran disini adalah jumlah gigi chainring dan sprocket. Penghematan bobot atau rin...

Yamaha Mio J ga bisa di starter, jangan buru-buru ganti Aki

 22 Oktober 2022 Yamaha Mio J 2014, dah mayan senior. Tiba-tiba starter kadang bisa kadang enggak, pas panas lancar bisa starter. Awalnya saya kira, ah ini sih aki, orang di pencet tombol starter cuma ngek ngek, ga jreng. Iseng2 ukur voltase aki pake multimeter sanwa Voltase aki pas mesin lagi nyala 13.7volt (normal lagi di cas berarti sama spul dan kiprok) motor di matikan, tegangan aki masih di angka 12.7 - 13.2volt (normal juga) Pencet starter, voltase drop sampai cuma 5V, dan recover lagi ke 12Volt setelah lepas tombol starter. Wah ini sih kayaknya bukan aki. Langsung cek bendik (relay) starter. Fisik sih dah mulai karat2. Daripada penasaran ke toko sparepart beli bendik starter, yang ori mahal 98rb, jadi beli aspira buat Honda(50rb) saya pastikan dulu bentuk soketnya, sama persis (Harga Balikpapan memang jauh lebih mahal dari Jabodetabek) ini yang aspira buat honda soket sama aja ama buat yamaha mio J Ini yang asli Saya pasang dan so far jadi lancar starter, besok bakal saya v...